Home / Catatan Kecil / Belajar Untuk Selalu Berbagi

Belajar Untuk Selalu Berbagi

Tidak harus menunggu kaya untuk selalu berbagi. Karena tidak semua berbagi itu identik dengan memberi uang atau hadiah.

Ada rasa bahagia jika bisa membantu sesama di saat mereka membutuhkan bantuan tsb. Meski bantuannya hanya berupa tenaga. Beberapa bulan lalu, saya membaca postingan seorang teman di facebook tentang pemberian donasi seorang pasien yang menderita penyakit kanker getah bening di Sinjai. Dan pasien tsb tidak jauh dari rumah.

SR

Adalah Supardi yang sejak 4 tahun lalu divonis menderita kanker getah bening. Awal mulanya penyakitnya hanya berupa benjolan yang tumbuh di lehernya. Namun semakin hari semakin menganggu. Akhirnya Supardi ke dokter dan disarankan untuk membuang benjolan tsb dengan cara dioperasi. Waktu berjalan setelah operasi dilakukan, penyakitnya semakin menjadi. Bukannya sembuh melainkan bertambah parah. Oleh dokter diberitahulah kalau penyakit yang diderita oleh Supardi adalah kanker getah bening. Dokter menyarankan untuk kemoterapi. Tetapi karena keterbatasan biaya maka Supardi hanya bisa menjalani kemoterapi sebanyak 6 kali dari 10 kali kemoterapi yang harus dijalaninya. Sebelum BPJS berlaku, Supardi menggunakan Jamkesmas untuk membantu perawatannya. Namun Jamkesmas tidak semua biaya dan obat-obatan ditanggung oleh jaminas kesehatannya. Dan mereka juga dari kalangan keluarga yang tidak mampu. Saat ini pengobatan dibantu oleh sanak keluarga dan tetangganya. Dengan latar belakang cerita tsb di atas, saya tergerak untuk membantunya.

Teringat akan sebuah gerakan di twitter, maka saya mulai mencari tahu bagaimana agar Supardi bisa mendapatkan bantuan. Gayung bersambut, tim #SedekahRombongan membalas mention  di twitter dan diperkenalkan dengan kurir regional Sulawesi Selatan. Dan akhirnya Supardi mendapatkan bantuan dari #SedekahRombongan sebanyak 2 kali. Dan rencananya akan didampingi pengobatannya ke Makassar. Alhamdulillah….

Apa itu#SedekahRombongan

SR

#SedekahRombongan adalah sebuah gerakan untuk mengumpulkan dana sedekah untuk para dhuafa yang menjadi sasaran. Gerakan ini pertama kali dikenalkan oleh Mas Saptuari. Gerakan ini diperkenalkan melalui twitter dengan menggunakan hastag #sedekahrombongan agar mudah dikenali. Satu persatu kawan-kawan dari dunia maya mendukung gerakan ini. Dalam setiap hari ada saja yang menitipkan dananya untuk disalurkan kepada yang berhak. Dan semua itu tercatat dalam mutasi rekening. Gerakan ini juga dibantu oleh para sukarelawan. Para sukarelawan ini tidak digaji, bahkan biaya bensinpun mereka tanggung sendiri. 100% Dana #SedekahRombongan disampaikan untuk Para Duafa yang menjadi sasaran.

#SedekahRombongan  memiliki visi dalam bentuk penjelasan identitasnya: “Ini adalah Sedekah Jalanan, ini tentang obat yang belum terbeli, beras dan lauk yang belum terbayar… tentang susu dan makanan bayi yang habis esok hari, juga biaya sekolah yang masih tertunda… juga tentang bangunan panti, pondok, tempat tinggal bersama yang harus ditambah luasnya…” #SedekahRombongan menyampaikan titipan dari langit, tanpa perlu rumit, sulit, dan berbelit-belit!”

Sangat mudah jika ingin berpartisipasi dalam gerakan, cukup transfer ke rekening khusus #SedekahRombongan di

Rek BCA: 456-492-1400

Rek Mandiri: 137-00-8979-8900

a/n Saptuari Sugiharto

Tidak ada perbuatan baik menjadi sia-sia, jadikan sedekahmu menjadi jalanmu menuju Surga. Untuk info lebih jelas mengenai #SedekahRombongan klik saja di sini.

About Ira Puspita

Check Also

BPJS oh BPJS

Sejak BPJS diberlakukan di negeri kita yang tercinta ini, keluhan demi keluhan terdengar nyaring. Ada …

One comment

  1. MasyaALLAH .. semoga Allah membalas semua kebaikan ^^ aamiin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fourteen + 17 =