Home / Kuliner / Festival Jajanan Bango Assengka ri’ Mangkasara

Festival Jajanan Bango Assengka ri’ Mangkasara

Yeay….festival jajanan bango akhirnya datang juga ke Makassar.

Makan-makan….setidaknya itu yang terlintas pertama kali di benak saat mendengar kata “Festival Jajanan Bango” Sebagai penikmat kuliner, tentunya kabar tentang event FJB adalah kabar gembira yang tidak boleh dilewatkan. Kebahagiaan itu semakin lengkap saat ditawari oleh @Ntan, voucher gratis Festival Jajanan Bangonya.  Sempurna!

Makassar adalah kota kedua yang menjadi tempat diselenggarakan Festival Jajanan Bango 2014. Dan eventnya bertempat di Benteng Fort Rotterdam pada tanggal 24 Mei 2014 lalu. Tak salah jika memilih Makassar, karena Makassar terkenal dengan beragam cita rasa kulinernya yang memanjakan lidah.

Sore itu, bersama dengan rombongan teman-teman dari komunitas blogger makassar mengunjungi arena FJB di Benteng Fort Roterdam. Sehari-hari jalanan menuju Fort Rotterdam memang rawan macet, tetapi bertepatan dengan event FJB, lokasinya sudah dipastikan akan macet semacet-macetnya. Mencari parkiran saja susahnya bukan main. Terpaksa belagak bego aja numpang parkir di halaman Kampoeng Popsa.

Sebelum memasuki area kuliner, pengunjung harus melewati stand “Kampung Bango” yang memamerkan simulasi proses pembuatan kecap Bango. Setelah itu barulah pengunjung dapat memulai berwisata kuliner mulai dari Timur Nusantara, dilanjutkan dengan Barat Nusantara dan Tengah Nusantara yang berada berseberangan. Menurut info dari panitia, dalam FJB kali ini terdapat 30 jenis hidangan makanan utama yang sebagian besar merupakan sajian khas Makassar beserta lima pilihan untuk cemilan.

Kami melewatkan kuliner khas yang berasal dari Makassar dan lebih memilih makanan yang bukan berasal dari Makassar. Antrian di stand kuliner khas Makassar tidaklah terlalu ramai, berbeda dengan kuliner yang berasal dari luar Makassar. Antrinya panjang dan padat. Ternyata banyak yang mempunyai pemikiran yang sama, makanan Makassar bisa kapan saja dinikmati. Makanan luar Makassar yang agak langka, makanya itulah yang menjadi buruan pengunjung.

Namun ternyata keinginan tidak selalu sesuai dengan kenyataan. Sebelumnya saya berniat untuk mencoba mencicipi kuliner khas Aceh. Saya tidak sanggup melanjutkan perjuangan untuk mendapatkan mie aceh tersebut. Antriannya panjang serta menunggu prosesnya juga lama. Jadilah saya memutuskan untuk memilih sop saudara Irian. Pfftttt….Yang penting kenyang dulu *mencari pembenaran*

Tersisa empat lembar voucher yang dapat ditukarkan dengan makanan utama lainnya. Tapi seporsi Sop Saudara ternyata sudah sangat mengenyangkan. Padahal sejak pagi sengaja untuk tidak makan terlalu kenyang. Puas…itu yang saya rasakan. Semakin malam, pengunjung semakin ramai. Makassar ternyata sangat antusias dengan event ini.

Malam itu kami pulang dengan kenyang dan membawa beberapa bungkusan makanan karena tidak mampu menghabiskan semua voucher yang tersisa serta membawa beberapa goodie bag yang berisi kecap bango. Seharusnya datang agak siang agar bisa  menikmati semua aneka kulineran yang disajikan. Semoga tahun depan, FJB datang lagi ke Makassar. Yeay….!!!!

About Ira Puspita

Check Also

Mencicipi Jajanan Singapura

Mengunjungi suatu tempat, hal pertama yang selalu dicari adalah  jajanan khasnya dan menikmati wisata kulinernya. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

15 − six =