Home / Travelling / #KaltimTrip-2016: Mendadak ke Balikpapan

#KaltimTrip-2016: Mendadak ke Balikpapan

Pada akhirnya saya menapakkan kaki di Balikpapan. Ini kota kedua yang saya kunjungi di Borneo setelah Pontianak. Sudah beberapa kali berencana tapi hasilnya nol besar. Trip Balikpapan ini disponsori oleh kakak saya yang kebetulan sedang ada tugas negara. Secara kami sangat jarang berjumpa, jadinya dia mengajak saya bertemu di Balikpapan. Dengan pertimbangan, tiket Makassar ke Balikpapan terbilang murah dibanding harus bertemu di Pontianak. Tanpa pikir panjang saya menerima tawaran itu. Dan pertimbangan kedua, sudah lama saya berutang janji akan berkunjung ke Samarinda menjenguk sepupu yang kebetulan menjadi warga Samarinda. Klop! Akhirnya terwujudlah #KaltimTrip yang mendadak ini.

20 Oktober 2016 saya tiba di Balikpapan. Tepat pukul 08.30 GA633 mendarat mulus di runway Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Sepinggan. Matahari bersinar lembut pagi itu menyambut kedatangan saya. Dengan menempuh perjalanan udara selama 60 menit. Penerbangan kali ini sesuai dengan jadwal. Satu persatu penumpang mulai keluar dari badan pesawat. Dengan santai menuju terminal kedatangan yang ada di bagian bawah. Bandaranya lapang dan luas, pun mata dimanjakan dengan pemandangan sekeliling. Dengan konsep menggabungkan bandara, pusat perbelanjaan dan hotel. Bandara ini merupakan salah satu bandara termegah di Indonesia.

Balikpapan dari ketinggian

Dengan menggunakan taksi bandara saya bertolak menuju hotel Quest tempat kakak menginap. Bersih, itulah kesan pertama yang saya dapatkan ketika pertama kali memasuki kota Balikpapan. Tidak heran jika kota yang digelar kota minyak ini telah belasan kali meraup penghargaan adipura sebagai kota terbersih di Indonesia.

Tidak butuh waktu lama untuk tiba di hotel. Pun kakak sudah duduk manis menunggu di tempat sarapan. Tertunai sudah rasa rindu yang mendera. Ada semacam perasaan plong dan bahagia karena bisa bertemu lagi *mulai lebay deh* Setelah ngobrol sebentar sambil menikmati sarapan, kakak lantas meninggalkan saya untuk menunaikan tugas negara. Dan saya pun melanjutkan tidur secara sejak semalam kurang tidur karna harus menempuh perjalanan dari Sinjai ke Makassar lalu mengejar pesawat pagi.

Welcome to Balikpapan!

 

 

About Ira Puspita

Check Also

#TravelWork-Bandung 2016: Mengukir Kenangan di Floating Market

Floating market sama persis ceritanya dengan Tangkuban Parahu.  Meski sudah sangat dekat dari asrama tempat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × 4 =