Home / Komunitas / Perempuan Pecandu Belanja

Perempuan Pecandu Belanja

Relaksasi bukan hanya dilakukan di tempat spa namun bisa juga  melakukannya dengan cara berbelanja. Berbelanja merupakan relaksasi dalam otak perempuan

Perempuan dan belanja adalah dua kata yang tak terpisahkan. Perempuan itu paling suka belanja, apalagi ketika sedang stres. Karna pada dasarnya berbelanja bagi perempuan adalah sebuah naluri. Saya tidak dapat menyangkal kalau belanja adalah kegiatan yang paling menyenangkan. Ada rasa puas tersendiri jika menenteng kantongan keluar dari pusat perbelanjaan. Dengan menyalurkan hasrat belanja, maka masalah-masalah yang dihadapi seakan menguar. Tidak heran jika mengunjungi mall yang  sedang mengadakan program diskon maka pengunjung perempuan akan lebih mendominasi dibanding pengunjung pria.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh  Karen Pine dari Universitas Hertfordshire Inggris, menemukan 79% perempuan mengatakan bahwa berbelanja dapat menghibur diri mereka. Selain itu, perubahan biochemical dalam tubuh perempuan juga mempengaruhi keinginan berbelanja. Dorongan kuat untuk berbelanja kemungkinan adalah suatu usaha untuk melawan emosi negatif yang diciptakan oleh perubahan hormon atau berasal dari keinginan bawah sadar untuk membuat diri mereka tampil lebih menarik. Itu sebabnya beberapa hari sebelum menstruasi, wanita cenderung tidak dapat mengontrol uang.

Berkenalan dengan belanja online

Jaman berganti pun kecanggihan teknologi dan media sosial menjadi faktor penting dalam tren yang kekinian.   Cara lain untuk berbelanja yang kini mulai digemari perempuan adalah melalui internet. Belanja melalui internet atau biasa dikenal dengan istilah online shopping  menjadi pilihan, karena memang lebih praktis. Saya termasuk salah satunya. Seiring dengan bermunculannya  situs-situs e-commerce yang menjual barang-barang dengan harga yang lebih murah dari harga di toko. Hanya membutuhkan koneksi internet dan media untuk mengakses situs belanja online yang akan diakses.

img_20161120_135253-01

Sebagai penggemar garis keras tukang belanja, tentu keberadaan situs-situs belanja online semakin memudahkan saya untuk menyalurkan hasrat belanja yang kadang tak terbendung. Tidak harus susah-susah keluar rumah untuk membeli beberapa kebutuhan yang diinginkan. Hanya duduk manis di rumah menunggu si mas-mas kurir mengantarkan barang yang sudah terbeli.

Sejak maraknya situs e-commerce dalam dunia online, saya semakin kecanduan dengan belanja online. Hampir semua situs ecommerce Indonesia pernah saya tandangi untuk berbelanja di sana. Entah itu Lazada, Tokopedia, Bukalapak, Zalora, Blibli, dan lain-lain. Begitu juga saat booking tiket pesawat dan hotel, situs-situs booking pesawat online seperti tiket.com, agoda, atau booking.com selalu menjadi incaran saya saat berpergian.

Semakin ke sini, keberadaan e-commerce semakin berkembang pesat. Munculnya berbagai macam transportasi online mewarnai dunia digital. Memang tidak bisa dipungkiri, masyarakat terutama di kota besar sedang menggandrungi  transportasi online dengan menggunakan aplikasi smartphone. Selain bisa menghemat waktu, transportasi online juga bisa menghemat uang karena banyaknya promo yang ditawarkan.

Perusahaan transportasi online yang ada di Makassar saat ini adalah GoJek. Lagi-lagi saya adalah salah satu pelanggan setianya. Cukup dengan mengunduh aplikasinya dari  Play Store, maka kita bisa menikmati jasa layanan tersebut. Tarif angkutannya disesuaikan dengan jarak tempuh yang akan dicapai. Selain jasa angkutan penumpang, ada juga layanan antar barang dan belanja makanan dan kebutuhan lain.  Maka dalam hitungan menit, pelaku jasa transportasi siap mengantarkan pesanan atau mengantar Anda ke tempat tujuan. Sangat mudah bukan ?

Saya salah satu dari sekian banyak orang yang paling terbantu dengan adanya layanan situs-situs e-commerce tersebut. Sayangnya dengan adanya kemudahan-kemudahan yang ditawarkan itu, saya menjadi semakin komsumtif. Tidak bisa membedakan mana kebutuhan dan mana keinginan. Ada-ada saja hal remeh temeh yang selalu menjadi isi keranjang di salah satu akun situs e-commerce yang saya miliki. Namun di balik semua itu, saya selalu merasa bahagia jika dapat memuaskan hasrat lapar mata tersebut. Ya ya ya….standar kenyamanan setiap orang itu beda-beda. Dan kenyamanan saya adalah ketika saya berhasil mendapatkan barang inceran. Hanya satu yang tidak bisa saya beli di situs e-commerce, jodoh *lari kentjang*

*********

Tulisan ini dibuat untuk memenuhi tantangan #bakutantangngeblog dalam rangka #10thnAM.

About Ira Puspita

Check Also

#FOSSASIA 2015 : Hello Singapore!

Jika sudah takdir yang berbicara, maka takkan ada yang mampu melawannya. Sejak bulan desember, rencana …

9 comments

  1. Kalimat terakhir bikin ngakak, oma :))

  2. Memang plg enak pas belanja online yaa. Tinggal klik2 sdh beres cuma bener bgt saking gampangnya jd mudah konsumtif

  3. Hahhaha panjang lebar penjelasan, intinya ada di kalimat akhir x))

  4. namanya belanja itu asli bikin hepi
    pergi pasar senang sekali kalau dapat ikan kegemaran seperti ikan sunu’ :)))

  5. Ehm
    Mengaminkan saja
    Semoga makin dekat jodohnya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

thirteen − two =