Home / Komunitas / Seandainya Saya Tidak Ngeblog

Seandainya Saya Tidak Ngeblog

Seandainya saya tidak ngeblog, saya tidak akan menjadi seperti yang sekarang ini. Bukannya mengklaim bahwa saya sudah sukses. Bukan itu. Tetapi lebih kepada merasa hidup lebih berwarna karena  mengenal internet dan  dunia blogging. Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, pekan ketujuh.

Taken by dengipul

Tahun 1999, saya hanya seorang pengguna internet. Saya masih menjadi mahasiswa di Stmik Dipanegara kala itu. Pun menjadi mahasiswa yang tidak jelas kapan menjadi sarjana. Disaat teman-teman seangkatan sibuk mengurusi mata kuliah dan segala macam tetek bengek perkuliahan, saya malah asyik berselancar di dunia maya pada salah satu warnet sekitar kampus. Niatnya keluar rumah untuk ke kampus, yang ada malah nyangkut di warnet. Begitu seterusnya hingga akhirnya kuliah saya berantakan.

Saya dan Internet

Internet…pertama kali dikenalkan oleh teman-teman sepupu saya yang sering main ke rumah. Setiap hari yang mereka bahas adalah chatting di mirc dan yahoo messenger. Saya hanya menjadi pendengar setiap kali mereka bercerita tentang pengalamannya yang seru. Tak jarang mereka mulai meracuni pikiran saya untuk merasakan bagaimana sensasi dunia maya. Karena keseringan diracuni, sayapun menyerah. Memilih mereka ikut ke warnet. Masih teringat dengan jelas, warnet yang pertama kali saya kunjungi adalah Citra net yang ada di jalan Mesjid Raya. Tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk menguasai istilah-istilah yang digunakan dalam chatting. Dan resmilah saya sejak saat itu menjadi pelanggan warnet. Saya jatuh cinta pada internet beserta segala macam perintilannya.

Waktu berlalu, pun saya semakin menikmati dunia maya. Mengenal teman-teman baru dari berbagai macam kalangan adalah hal yang sangat menyenangkan. Lingkaran pertemanan saya tidak hanya sebatas teman kuliah. Dari mereka juga saya mendapat semangat lagi untuk menyelesaikan kuliah. Meski harus berpindah kampus terlebih dahulu.

Saya dan Blog

Menulis diary adalah kebiasaan saya sejak di bangku sekolah menengah atas. Setiap detail kejadian yang saya alami, saya tulis di buku harian. Nah dari kebiasaan menulis diary itu akhirnya saya memutuskan untuk mempunyai blog. Berawal dari ngeblog di friendster yang sekarang sudah almarhum lalu migrasi ke blogspot kemudian berpindah ke wordpress. Dan kemudian setahun lalu saya memutuskan untuk menyewa domain dan hosting sendiri. Itu saya anggap sebagai kado teristimewa saat saya berulang tahun. Menghadiahi diri sendiri lebih tepatnya. Konten blog mulai dari friendster hingga ke domain sendiri, hanya berbagi cerita seputar keseharian yang mewarnai hidup ini. Pun gaya penulisan tentunya berbeda-beda.Dengan ngeblog, saya menjadi terlatih untuk menulis dan bercerita. Meskipun pemilihan bahasa yang saya pakai masih awam. Saya bukan pujangga yang pandai merangkai kata. Tsah….

Saya dan Anging Mammiri

Suatu waktu ketika sedang asyik berselancar, saya memulai mengetikkan “blogger makassar” di kolom mesin pencari. Tahun 2006 kala itu. Saya menelusuri link yang diberikan oleh mesin pencari. Crapp….menemukan link mailing list Komunitas Blogger Makassar Anging Mammiri. Tanpa berfikir panjang, saya memutuskan untuk bergabung. Sambutan hangat mewarnai perkenalan saya. Ternyata dunia itu sangatlah  kecil, teman-teman saya dari mirc dan yahoo messenger juga ada di situ. Kopdar pertama yang saya ikuti, tepat saat ulang tahun Blogfam yang ketiga. Lalu berlanjut dengan kopdar karaoke. Mulai menikmati ritmenya. Ketagihan untuk selalu ikut kopdar setiap kali diadakan. Saya terjerumus dengan kehangatan dan kekeluargaan yang diberikan komunitas ini.

Anging Mammiri tempatnya orang-orang hebat. Orang-orang yang punya talenta dan tidak diragukan kemampuan mereka. Saya bangga bisa menjadi bagian dari komunitas ini. Dari Anging Mammiri saya banyak belajar bagaimana berkomunitas. Banyak hal-hal baru yang saya dapatkan yang tidak pernah saya dapatkan di luar, pun itu di bangku sekolah maupun bangku kuliah.

Seandainya Saya Tidak Ngeblog

Berandai-andai adalah hal yang tidak saya sukai sebenarnya. Tetapi tak jarang saya terperangkap sendiri dengan kondisi yang mengharuskan saya berandai-andai. Seandainya saya tidak ngeblog, saya tidak akan pernah mengenal blogger-blogger yang keren dan hebat. Tidak akan pernah mengenal Rara, Daeng Ipul, Mamie, Nanie, Pak Amril, Budi PutraPiwing, iQko, Daeng Marowa, Daeng Mappe, Daeng Nuntung, Daeng Rusle, Kang Iwok, Mba Indah Juli, dan masih banyak lagi sederetan blogger-blogger yang tidak bisa saya tulis satu-persatu di sini.

Seandainya saya tidak ngeblog, saya tidak akan pernah menjadi ketua panitia pada hari ulang tahun Komunitas Blogger Makassar Anging Mammiri yang pertama saat itu. Tidak akan pernah bergabung di acara Pesta Blogger mulai dari tahun 2007 sampai 2010. Dari Blogger Nusantara hingga Asean Blogger Festival 2013. Well….dari ngeblog saya mendapatkan segudang manfaat, mulai dari pengalaman, jalan-jalan dan segudang teman dari seantero nusantara.

blogger1Seandainya saya tidak ngeblog, saya tidak akan pernah menulis di blog ini dan membagikan cerita hidup saya kepada pembaca blog ini :P. Dan berharap  blog ini menjadi saksi bahwa saya pernah ada di dunia ini yang bisa dibaca anak cucu saya kelak.

Seandainya saya tidak ngeblog, hidup saya mungkin berwarna namun tidak seperti pelangi. Dan sekarang hidup saya berwarna, bahkan lebih berwarna daripada pelangi. Karena ngeblog, saya mendapatkan teman-teman yang luar biasa dan pengalaman yang tak ternilai. Ngeblog itu semacam candu. Jadi tunggu apa lagi? Mari kita ngeblog yuk !

Taken by @rara79

About Ira Puspita

Check Also

#FOSSASIA 2015 Singapore

Apa itu FOSS Asia? FOSS Asia adalah event free open source software. Pertemuannya para developer …

14 comments

  1. benar-benar candu ngeblog itu,
    sayangnya saya telat mengenal Anggingmammiri.org, :),
    mungkin karena dulu saya manusia yang labil jadi ndak tetap jalannya,
    sekarang juga mungkin masih labil, sehingga nama blog saya sering ganti-ganti, hehehee

  2. blogholic………..
    walking-walking dulu ah…
    sambil ninggalin jejak……

    I love blogging….

  3. kalau gak ngeblog, memang gak bisa kenal dengan ‘orang keren’. semua orang itu keren, tetapi bila kita tidak mengenal sepak terjangnya maka tidak bisa menyebutnya keren 🙂
    dengan ngeblog, banyak kisah yang tertuang. kita jadi bisa belajar dari pengalaman orang lain. kesuksesan orang lain itu bisa kita nilai sendiri. ‘orang keren’ ialah orang yang sukses menurut versi kita masing2 dan dengan mengenal kisahnya lewat blog maka kita bis abelajar untuk jadi ‘keren’ juga ^^

    makasih udah bagi kisah … wah senang sekali bis abertemu dan mengenal banyak orang karena blog yaa^^

    salam manis,
    arga litha

  4. eh… kita punya kesamaan, mengenal asyiknya internet pertama kali karena mengenal chatting di mirc dan YM… hahahaha….internet itu emang asyik ya

  5. keren menurut orang versinya beda-beda…so menurut saya mereka itu “keren”
    keep blogging dan salam kenal yah…makasih sudah mampir 🙂

  6. makasih sudah berkunjung 🙂

  7. sama kk Ira, saya juga awalnya suka nulis diary tapi di komputer, waktu itu diary kehamilan dan kelahiran anak pertama. Alhamdulillah sekarang ngeblog dan memang, hidup jadi lebih berwarna 🙂

  8. Yang foto paling bawah (tengah), yang serba pink itu acara apa? Baru ka liat foto itu 😀

  9. saya juga suka dunia blog, dunia ini mampu mengasah otak kita tuk menjadi manusia lebih kreatif lagi, mencari ide2 setiap saat untuk dijadikan tulisan yng bermanfa’at, melalui dunia ini, menjalin persahabat dari negeri seberang atau dari negeri sendiri, terasa semakin dekat, hidup penuh dengn warna dan sensani

    salam kenal mbak ira,
    salam kenal blogger makassar, dah lama aku cari2 nak makassa, ternyata jumpa disini 😀

  10. dunia blog memang dunia yang mengasyikkan, ada berbagai kisah dan ilmu yang dapat kita peroleh, namun, jika penggunaan dunia ini salah, maka akan salah pula jalannya, smoga kita semua selalu berada dijalan yang benar…

    salam kenal mbak ira

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 + eighteen =